Anak Pertama Lebih Pintar, Mitos atau Fakta?

ANAK pertama ataupun anak sulung sering sekali dikaitkan dengan kemampuan lebih baik dibanding adik-adiknya. Apakah ini mitos ataupun fakta?

Menurut penelitian baru dari University of Edinburgh di Skotlandia, anak sulung lebih cerdas dari pada anak yang berikutnya yang terlahir dari rahim yang sama. Sebab secara umum, orang tua menghabiskan lebih banyak waktu mereka untuk mengajari anak tertua mengenai bagaimana berpikir dan juga membereskan masalah.

Akibatnya, anak sulung dalam keluarga mempunyai IQ lebih tinggi dari pada saudara mereka. Perbedaan ini muncul semenjak usia 1 tahun berdasarkan The Telegraph.

Berdasarkan para peneliti di Universitas Edinburgh, sebesar lebih dari 5.000 anak menunjukkan kalau anak pertama lebih pintar dari pada saudaranya. Hasil ini tampak setelah para peneliti mengumpulkan test IQ mereka tiap 2 tahun dari pra-lahir hingga usia 14 tahun.

Di lihat dari faktor sosio-ekonomi dan juga latar belakang keluarga, para peneliti akhirnya menemukan bahwa anak yang sulung, dimulai usia 1, terbukti lebih baik dari pada adik-adik mereka dalam membaca, hal matematika, hal komunikasi verbal, dan juga kesadaran umum, berdasarkan BBC.

Dr Ana Nuevo-Chiquero pemimpin penelitian berkata bahwa ini bukanlah berarti anak pertama mendapat lebih banyak kasih sayang dari orang tuanya. Tetapi masing-masing anak masih mendapat kasih sayang yang sama.

“Namun mereka mendapat perhatian lebih, lebih-lebih di tahun-tahun pembentukan terpenting,” kata Dr Nuevo-Chiquero dilansir dari Nypost, Jumat (10/2/2017).

Untuk sebagian besar orang, tak pelik memahami bagaimana dan juga kenapa fokus dan kemampuan orang tua mengurus anak kedua dan juga seterusnya bertentangan dengan anak pertama. Sebab itu, tidak heran kalau kami banyak melihat anak sulung yang mempunyai kemampuan lebih baik dari saudaranya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *