Cara Orangtua Ajak Anak Memakai Hak Suara di Pilkada

Indonesia akan kembali memilih dalam kancah pilkada Hari rabu (15/2). Riuhnya demokrasi ini pun juga di rasakan untuk mereka yang memilih untuk pertamanya, ataupun pemilih pemula.

Orang tua memiliki kiprah mendorong anak memanfaatkan hak suaranya. Sebab itu orang tua perlu berdiskusi dengan anaknya tentang pilkada.

Psikolog anak, Ine Indriani, berkata sebaiknya orang tua telah membicarakan hal ini kepada anak jauh hari. ”Oh ya bunda nanti mau pilih hari Hari rabu, cuti, segala macam,” kata Ine mencontohkan percakapan orang tua serta anak.

Dari awal orang tua telah berkata hal itu dengan kata yang baik. Katakan juga pada anak, 1 suara itu pasti nanti akan berpengaruh. Adanya suara yang besar itu sebab adanya suara kecil-kecil satu-satu. “Jadi jika anda berikan suara 1, itu akan berpengaruh juga terhadap yang lain.”

Intinya jika orang tua hendak anaknya memilih, pastikan pun juga orang tua pro untuk memilih. Ini supaya anak serta orang tua tak menjadi apatis. “Jangan hingga orang tua gak memilih, suruh anaknya memilih.”

Sependapat, Iman Sjafei dari Perkiraan, 1 website series di Youtube mengenai komentar isu sosial politik yang saati ini sedang hangat, berkata tiap 1 opsi cukup memilih. Mau kami tua muda tak masalah. Namun khusus untuk anak muda, ini ketika yang tepat untuk memilih nasib.

“Kalian nanti sekolah bagaimana, kuliahnya bagaimana, apa lebih bagus ataupun lebih gak pendidikannya, kerjanya, cari kerjanya lebih sulit ataupun lebih gampang itu tergantung dari opsi kalian kini. Seperti itu, jadi setidaknya peran dari kalian yang dapat kalian lakukan, sebelum nanti bekerja, membayar pajak, atapun membagikan sumbangsih pada negera dimulai hari ini kasih hak suara yang benar akan dipilih, gak cuma asal-asalan ikut-ikutan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *